BREAKING NEWS ⚡
Home / Lifestyle / Konser ‘Till The Whole World Knows’ Disorot, MUI Minta Klarifikasi
Lifestyle

Konser ‘Till The Whole World Knows’ Disorot, MUI Minta Klarifikasi

03/10/202611:05 WIB◉ 24 views

Rencana konser “TILL THE WHOLE World Knows” di Jakarta pada 24 Oktober 2026 diminta untuk dijelaskan secara terbuka oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Desakan itu muncul setelah beredar dugaan bahwa acara tersebut memiliki kaitan dengan dukungan terhadap Israel dan gerakan Christian Zionism.

MUI belum menyimpulkan adanya agenda politik dalam konser tersebut. Namun, lembaga itu menilai informasi yang beredar perlu diverifikasi agar tidak berkembang menjadi spekulasi dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

MUI meminta kejelasan penyelenggara

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan dugaan tersebut perlu menjadi perhatian apabila terbukti melalui proses verifikasi. Ia meminta penyelenggara menjelaskan latar belakang serta tujuan pelaksanaan konser kepada publik.

“Apabila benar bahwa konser tersebut membawa, mempromosikan, atau menjadi bagian dari agenda dukungan terhadap Israel, maka hal tersebut patut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat Indonesia,” ujar Sudarnoto, seperti dikutip dari laman MUI pada Sabtu (3/10/2026).

Menurut Sudarnoto, sikap Indonesia selama ini mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan. Atas dasar itu, informasi mengenai pihak yang berada di balik konser dan bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan dinilai penting untuk diperjelas.

MUI mempertanyakan sejumlah aspek, antara lain identitas penyelenggara, pihak-pihak yang terlibat, tujuan kegiatan, artis yang tampil, serta bentuk kerja sama yang dijalankan. MUI juga meminta penjelasan apakah konser itu memiliki hubungan dengan organisasi, jaringan, kampanye, atau agenda politik yang mendukung Israel.

Diingatkan tidak memicu konflik antarumat

Istilah Christian Zionism yang ikut muncul dalam pembahasan mengenai konser tersebut juga menjadi perhatian MUI. Sudarnoto mengingatkan agar isu itu tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas dan mengganggu hubungan antarumat beragama.

“Persoalan tersebut dapat berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih luas dan berpotensi mengganggu hubungan antarumat beragama. Berhati-hatilah, jangan sampai ada upaya dari pihak manapun yang berusaha membenturkan agama-agama dengan cara apapun,” kata Sudarnoto, yang juga menjabat President of the Asia Pacific Coalition for al-Quds and Palestine.

Selain meminta klarifikasi dari penyelenggara, Sudarnoto mendorong Polri dan aparat terkait memantau rencana kegiatan tersebut. Pemantauan, menurut dia, diperlukan untuk memastikan acara publik tidak digunakan sebagai sarana propaganda politik asing atau memicu konflik sosial.

Ia menegaskan, pemantauan bukan dimaksudkan untuk membatasi kebebasan berekspresi maupun kegiatan keagamaan. Namun, jika hasil verifikasi membuktikan adanya dukungan atau legitimasi terhadap Israel, MUI meminta pemerintah mempertimbangkan langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Source link