Friday, March 13, 2026
HomeEkonomiKenaikan Industri di China Pasca Tarif Trump: Pabrik dan Pelabuhan Bergairah Kembali

Kenaikan Industri di China Pasca Tarif Trump: Pabrik dan Pelabuhan Bergairah Kembali

Kenaikan tarif angkutan barang hingga 80% telah menyebabkan kemacetan parah, menurut penjelasan Guo. Wolfgang Lehmacher, seorang ahli rantai pasokan global, menyampaikan laporan khusus yang fokus pada Tahun Baru Imlek dan menunjukkan peningkatan pesanan dari China menjelang liburan. Penyebab kenaikan tarif tersebut juga dipengaruhi oleh efek basis rendah karena perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari tahun ini, lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Lonjakan aktivitas akibat peningkatan pesanan yang mengarah ke musim liburan telah mendorong kenaikan tarif angkutan barang. Laporan pemantauan angkutan HSBC yang dirilis dalam awal Februari mencatat Indeks Angkutan Kontainer Shanghai naik mencapai rentang 1.400 hingga 1.656, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata 15 tahun terakhir. Suku bunga juga mencapai puncaknya tiga minggu lebih awal dari sebelumnya, menandakan peningkatan penawaran sebelum liburan yang berlangsung lebih cepat tahun ini.

Data dari laporan angkutan HSBC menunjukkan pengiriman kontainer besar ke Amerika Serikat di atas level yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tarif angkutan udara untuk rute Amerika Serikat dan Eropa juga tercatat lebih tinggi daripada tahun sebelumnya, sementara indeks ekspor Shanghai Pudong di Bursa Efek Baltik naik 5,3% pada pekan berakhir 2 Februari dibandingkan pekan sebelumnya.

Meski demikian, perusahaan-perusahaan tetap meluncurkan produk baru seiring meredanya ketegangan tarif. Setelah gencatan dagang selama satu tahun antara China dan Amerika Serikat, China mengurangi pengiriman langsungnya ke Amerika Serikat pada 2025 sambil meningkatkan ekspor ke pasar alternatif termasuk Asia Tenggara dan Eropa.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler