BREAKING NEWS
Home / Tekno / 776 Titik Panas Kalsel: BMKG Catat Jarak Pandang 200m
Tekno

776 Titik Panas Kalsel: BMKG Catat Jarak Pandang 200m

22/08/202622:00 WIB◉ 52 views

BMKG: 776 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan Selatan, Sebaran Asap Meluas

Pada Sabtu (22/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sebanyak 776 titik panas atau hotspot terdeteksi tersebar di Kalimantan Selatan. Titik panas tersebut terbanyak di Kabupaten Banjar, Tapin, dan Tanah Laut. Staf Operasional Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Kalsel, Utari Randiana, mengkonfirmasi jumlah tersebut berdasarkan pemantauan terbaru.

Sebaran Asap dan Kondisi Cuaca

Menurut Utari, sebaran asap terutama berada di bagian barat dan utara Kalimantan Selatan. Angin umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan lima hingga 15 knot. BMKG juga mencatat bahwa sebaran asap telah meluas hingga wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Pada Jumat (21/8) pukul 17.00 Wita, asap terdeteksi di Kalimantan Selatan dan mulai mempengaruhi kondisi cuaca sekitar. Utari mengungkapkan bahwa asap mulai terdeteksi pada pukul 02.00 Wita, yang kemudian menyebabkan penurunan jarak pandang di pagi hari. Antara asap ini, jarak pandang berkisar antara 3.500 meter hingga 200 meter pada pukul 07.00 Wita.

Kabut Asap di Beberapa Wilayah

Ariansyah, Kasubbid Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, menyatakan bahwa kabut asap cukup signifikan terpantau di beberapa kabupaten/kota, terutama Banjarbaru, wilayah yang berbatasan dengan Tanah Laut, serta Kabupaten Banjar. Di wilayah Banua Anam, juga terdapat sebaran kabut asap, terutama di bagian barat dan utara yang berbatasan dengan Kalimantan Tengah yang memiliki area gambut cukup luas.

Dengan kondisi tersebut, penduduk di sekitar wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi lebih lanjut dari otoritas terkait. BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan sebaran asap di Kalimantan Selatan untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Source link