Monday, August 10, 2026
HomeCryptoStablecoin Turun Rp 139 Triliun: Transaksi Melonjak!

Stablecoin Turun Rp 139 Triliun: Transaksi Melonjak!

Bergesernya pasar kapitalisasi tidak menghalangi pertumbuhan aktivitas stablecoin. Data dari dashboard Visa yang didukung oleh Allium mengungkapkan bahwa volume transaksi stablecoin secara signifikan meningkat pada bulan Juni 2026, mencapai US$ 1,79 triliun.

Stablecoin Terus Menguat

Angka tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 63% dari bulan sebelumnya, dan meningkat hingga 125% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Dalam hal volume transaksi, USDC mendominasi dengan nilai sekitar US$ 1,21 triliun, sedangkan USDT mencatat sekitar US$ 576 miliar.

Menariknya, meski jumlah token USDC yang beredar lebih sedikit dari USDT, namun volume transaksinya jauh lebih tinggi. Hal ini menandakan bahwa token USDC lebih sering diperdagangkan dibandingkan dengan USDT.

Volume Transaksi Stablecoin

Penting untuk dicatat bahwa total transaksi US$ 1,79 triliun tersebut tidak semata-mata terdiri dari pembayaran barang dan jasa. Data yang disajikan oleh Visa juga mencakup beragam aktivitas lainnya seperti setoran dan penarikan di bursa, perdagangan di DEX, pinjaman, investasi, serta penerbitan dan pembakaran token.

Hal ini menunjukkan bahwa angka tersebut lebih mencerminkan aktivitas ekonomi di sektor stablecoin yang telah disaring, bukan hanya nilai transaksi konsumen.

Proyeksi Data McKinsey dan Artemis

Sebelumnya, analisis dari McKinsey dan Artemis telah memperkirakan bahwa total transaksi pembayaran stablecoin yang bisa diidentifikasi hanya sekitar US$ 390 miliar sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar US$ 226 miliar berasal dari transaksi antarbisnis (B2B).

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler