Tuesday, July 14, 2026
HomeEkonomiPilar Keuangan Berkelanjutan Menurut Otoritas Jasa Keuangan

Pilar Keuangan Berkelanjutan Menurut Otoritas Jasa Keuangan

OJK Fokus pada Keuangan Berkelanjutan

Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara tegas menyatakan komitmen OJK dalam memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan. Hal ini dilakukan melalui pengembangan empat pilar strategis untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

Pilar Strategis OJK

Pilar pertama yang ditekankan adalah pengembangan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI). TKBI menjadi kerangka bersama untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan atau dalam fase transisi, sejalan dengan prioritas nasional dan standar internasional.

Pilar kedua adalah peningkatan pengelolaan risiko iklim melalui penyempurnaan metodologi, data, serta analisis guna meningkatkan ketahanan sektor jasa keuangan. Selain itu, pilar ketiga fokus pada peningkatan kualitas pengungkapan informasi keberlanjutan secara bertahap agar sesuai dengan standar pelaporan internasional.

Sementara pilar keempat menonjolkan dukungan OJK dalam pengembangan ekosistem pasar karbon Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memobilisasi investasi hijau dan mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon sesuai dengan visi pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi Antar Pihak

Friderica menekankan bahwa sukses transisi menuju ekonomi berkelanjutan memerlukan kerjasama yang solid antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dunia usaha, dan investor. Hanya melalui kemitraan yang kuat inilah berbagai kebijakan yang telah dirumuskan dapat diimplementasikan secara nyata di pasar.

Sebagai regulator, OJK melakukan langkah strategis ini bukan hanya sebagai pemain tunggal, melainkan sebagai bagian dari jaringan kolaboratif yang melibatkan berbagai stakeholder penting dalam ekosistem keuangan dan ekonomi Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler