Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya pembangunan kesehatan keuangan sebagai dasar kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, konsep ini menjadi fokus utama dalam kunjungan Ratu Maxima dari Belanda, yang merupakan penasihat khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Inklusi Keuangan. Siregar menjelaskan bahwa kesehatan keuangan merupakan hal yang lebih luas daripada inklusi dan literasi keuangan yang biasa digunakan sebagai indikator.
Dalam sebuah acara National Financial Health Event di Jakarta, Siregar menegaskan bahwa kondisi keuangan rumah tangga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan nasional. Konsep financial health juga dianggap relevan untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis. OJK berpendapat bahwa Indonesia memerlukan pendekatan yang komprehensif dalam hal ini, tidak hanya memberikan akses ke layanan keuangan. Melalui empat pilar utama, financial health dianggap sebagai kerangka besar untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mampu mengakses layanan keuangan, tetapi juga memiliki ketangguhan dalam menghadapi risiko dan merencanakan keuangan jangka panjang.








