Friday, March 13, 2026
HomeEkonomiPotensi Pengalihan 25% Impor Minyak Indonesia dari Selat Hormuz ke AS

Potensi Pengalihan 25% Impor Minyak Indonesia dari Selat Hormuz ke AS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Dewan Energi Nasional (DEN) telah merancang strategi untuk menghadapi potensi gangguan dalam sektor energi Indonesia akibat gejolak di Timur Tengah. Fokus utama adalah mengantisipasi dampak blokade Selat Hormuz oleh Iran terhadap kebutuhan impor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan migas global yang dilalui sekitar 20,1 juta barel per hari, termasuk impor crude Indonesia. Meskipun hanya sekitar 20-25 persen impor minyak Indonesia berasal dari Selat Hormuz, sisanya berasal dari Amerika Serikat (AS) dan Afrika. Sebagai langkah antisipasi, Indonesia akan beralih impor minyak dari Selat Hormuz ke AS dengan adanya kesepakatan perdagangan resiprokal senilai USD 15 miliar per tahun. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak mentah Indonesia dan mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler