Saturday, January 17, 2026
HomeEkonomiBea Cukai Kampanye STOP-CEK-LAPOR Terima 7.219 Laporan Penipuan

Bea Cukai Kampanye STOP-CEK-LAPOR Terima 7.219 Laporan Penipuan

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC/Ditjen Bea Cukai) Kementerian Keuangan mencatat bahwa hingga November 2025 telah terjadi 7.219 laporan penipuan, dengan 2.751 di antaranya mengakibatkan kerugian materi dan sisanya 4.468 laporan tidak melibatkan kerugian. Lebih dari separuh kasus penipuan ini terjadi dalam transaksi belanja online, menurut Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto.

Pelaku penipuan seringkali memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat tentang proses kepabeanan dan celah psikologis dalam menjalankan aksinya. Mereka menggunakan taktik seperti mengancam paket ditahan, memberi denda, atau menyamar sebagai petugas resmi untuk menipu korban. Akibatnya, banyak masyarakat menjadi bingung dalam menangani kasus penipuan ini.

Born melihat kondisi tersebut, Bea Cukai meluncurkan kampanye “STOP-CEK-LAPOR” sebagai upaya edukasi masyarakat dalam mengenali, memverifikasi, dan melaporkan penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengurangi jumlah kasus penipuan digital yang semakin meningkat dan melindungi masyarakat dari modus penipuan online yang semakin canggih.

Melalui kampanye ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mampu mengidentifikasi tanda-tanda penipuan sejak awal. Dengan begitu, diharapkan kasus penipuan yang melibatkan Bea Cukai dapat diminimalisir dan masyarakat dapat terlindungi lebih baik dari ancaman penipuan digital yang semakin sering terjadi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler