DFS Tak Bertujuan Sebagai Merek Mobil Niaga Lagi

DFSK Mengalihkan Fokus ke Pasar Mobil Penumpang
Tangerang Selatan, VIVA – DFSK mulai menunjukkan perubahan strategi bisnisnya di Indonesia dengan membidik konsumen kendaraan penumpang. Meskipun sebelumnya lebih dikenal lewat kendaraan komersial, perusahaan asal China ini kini memperluas pangsa pasarnya dengan produk baru.
Perubahan Strategi untuk Menyambut Tantangan
Doni Putra Okten, Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, menjelaskan bahwa langkah beralih ini merupakan bagian dari adaptasi DFSK terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar di Indonesia. Sebelumnya, DFSK dikenal dengan berbagai produk komersialnya, seperti Gelora E dan SuperCab.
Langkah Menuju Segmen Mobil Penumpang
Namun, melihat perubahan tren konsumen, perusahaan ini mulai melirik pasar kendaraan penumpang. DFSK 5 Plus dengan teknologi plug-in hybrid jadi bukti nyata dari langkah perusahaan ini untuk merambah segmen yang lebih luas dengan harga terjangkau di bawah Rp500 juta.
DFSK memilih untuk tidak mengidentifikasikan diri sebagai merek premium, melainkan menawarkan teknologi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan konsumen kelas menengah. Hal ini tercermin dalam slogannya yang baru, “Drive for Better,” serta perubahan logo merek yang lebih modern.
Doni juga menegaskan bahwa revolusi ini bukan hanya terjadi di pasar Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari strategi global DFSK. Perusahaan juga berencana untuk membawa sejumlah produk baru setelah perubahan strategi ini, menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat posisi di pasar mobil penumpang.
Selain itu, fokus perusahaan pada pengembangan teknologi kendaraan energi baru yang juga sejalan dengan Seres Group, induk perusahaan DFSK, yang tengah merintis berbagai teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan, robotika, hingga pengembangan chip.




