Penjualan Mobil Baru di Indonesia Naik
Pada bulan Juni 2026, persaingan merek mobil di Indonesia kembali menunjukkan perubahan signifikan. Melalui data retail sales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), beberapa pabrikan mobil berhasil memperbaiki posisinya di pasar otomotif Tanah Air.
Toyota Tetap Memimpin Pasar
Meskipun mengalami sedikit penurunan penjualan dari bulan sebelumnya, Toyota masih kokoh berada di posisi teratas dengan berhasil menjual sebanyak 21.122 unit. Sementara itu, Daihatsu juga mampu mempertahankan posisinya di urutan kedua dengan penjualan 12.725 unit.
Posisi ketiga ditempati oleh Suzuki meski mengalami sedikit penurunan penjualan dibanding bulan sebelumnya. Dengan jumlah penjualan sebanyak 5.684 unit, Suzuki masih bertahan di posisi tiga besar dalam persaingan merek mobil di Indonesia.
Perubahan Posisi dan Penjualan
Selain peringkat teratas, terjadi perubahan posisi pada beberapa pabrikan mobil di Indonesia. Mitsubishi Motors tetap berada di peringkat keempat dengan penjualan sebanyak 4.926 unit, sementara Mitsubishi Fuso berhasil naik peringkat ke posisi kelima setelah penjualan mobilnya mengalami lonjakan yang signifikan.
Mitsubishi Fuso berhasil menyalip BYD yang sebelumnya berada di posisi kelima. Meskipun penjualannya meningkat, BYD harus turun ke peringkat keenam akibat peningkatan penjualan Mitsubishi Fuso. Sedangkan Honda turun satu peringkat ke posisi ketujuh dengan penjualan mobil sebanyak 3.685 unit.
Isuzu dan Hino di Papan Tengah
Persaingan di papan tengah juga mengalami perubahan. Isuzu berhasil naik satu posisi ke peringkat kedelapan dengan penjualan mobil sebanyak 3.122 unit. Sementara itu, Jaecoo turun ke posisi kesembilan meski penjualannya naik tipis akibat pertumbuhan Isuzu yang lebih signifikan.
Hino tetap menutup daftar 10 besar dengan penjualan sebanyak 2.332 unit. Pabrikan kendaraan niaga ini berhasil mempertahankan posisinya setelah mengalami kenaikan penjualan yang cukup signifikan.


