BREAKING NEWS
Home / Crypto / Cara Hacker Curi Bitcoin Rp 1,6 Triliun dari Cold Wallet Coldcard
Crypto

Cara Hacker Curi Bitcoin Rp 1,6 Triliun dari Cold Wallet Coldcard

03/08/202605:10 WIB◉ 29 views

Sebuah serangan siber terjadi di dunia cryptocurrency baru-baru ini yang mengakibatkan pencurian Bitcoin senilai miliaran rupiah dari cold wallet Coldcard. Peneliti keamanan cybersecurity menemukan bahwa para peretas berhasil mencuri total 1.367,05 BTC dari sekitar 4.585 alamat Bitcoin.

Metode Peretasan yang Digunakan

Para peretas menggunakan metode yang cukup canggih untuk mencuri Bitcoin dari cold wallet Coldcard. Mereka tidak perlu menghubungi atau menginfeksi perangkat milik korban. Yang mereka lakukan adalah membuat jutaan hingga miliaran kemungkinan seed menggunakan komputer mereka sendiri. Setiap seed kemudian menghasilkan alamat Bitcoin tertentu. Kemudian, para pelaku membandingkan alamat-alamat tersebut dengan data blockchain yang terbuka.

Setelah menemukan alamat yang memiliki saldo, para peretas langsung menggunakan seed yang berhasil ditebak untuk mengakses Bitcoin korban. Proses ini berlangsung secara sistematis dan berhasil mentransfer Bitcoin senilai 1.367,05 BTC dari ribuan alamat Bitcoin.

Detail Serangan yang Terjadi

Pada gelombang pertama serangan ini, sekitar 1.082,65 BTC berhasil dipindahkan dari 1.196 alamat hanya dalam waktu 41 menit pada tanggal 30 Juli 2026. Selang beberapa jam dan hari setelahnya, peneliti keamanan kembali menemukan gelombang serangan baru yang berhasil mencuri lebih banyak Bitcoin dari cold wallet Coldcard. Total aset yang diduga berhasil dicuri akhirnya meningkat menjadi 1.367,05 BTC dari ribuan alamat Bitcoin korban.

Serangan siber terhadap cold wallet Coldcard ini memberikan peringatan kepada para pemegang aset kripto untuk tetap waspada dan memperkuat keamanan cold wallet mereka. Keamanan dan privasi dalam dunia cryptocurrency merupakan aspek yang sangat penting untuk dipertimbangkan demi melindungi aset-aset digital dari serangan peretas yang semakin canggih dan merugikan.

Source link