Prediksi Super El Nino 2026 dan Dampaknya
Sejumlah pakar iklim memprediksi fenomena El Nino tahun 2026 bakal menjadi salah satu yang terkuat sepanjang sejarah. Apa dampaknya bagi iklim global dan kemanusiaan?
Kondisi Super El Nino
Copernicus Climate Change Service mengungkapkan bahwa El Nino pada tahun ini berpotensi menjadi Super El Nino, dengan kenaikan suhu permukaan laut mencapai lebih dari 2°C di atas rata-rata. Perubahan ini diperkirakan akan memengaruhi pola atmosfer secara signifikan.
Dampak pada Iklim Global
Berdasarkan laporan terbaru dari Joint Research Centre (JRC) Komisi Eropa, El Nino tahun ini berpotensi memicu gelombang panas ekstrem mulai bulan September hingga musim semi 2027. Daerah yang terdampak meliputi Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Euro-Asia, dan Australia.
Super El Nino akan memiliki dampak kemanusiaan yang signifikan, meningkatkan krisis, konflik, dan kerentanan yang sudah ada. Beberapa negara seperti Sudan, Somalia, dan Venezuela diprediksi akan mengalami krisis kemanusiaan tingkat tinggi dalam enam bulan ke depan.
Ancaman terhadap Ketahanan Pangan
El Nino juga akan mengubah peta dan kondisi pertanian global dengan menurunkan produktivitas tanaman di banyak wilayah, seperti Afrika Sub-Sahara dan India. Hal ini dapat memengaruhi harga pangan dunia secara signifikan dengan lonjakan harga gandum dan jagung, namun penurunan harga kedelai dan gandum merah.
Ancaman pengungsian akibat kekeringan juga menjadi perhatian, terutama di Afrika Timur, Afrika Tengah, Amerika Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. El Nino tahun 2026 diperkirakan akan memperberat beban pengungsian yang sudah ada.


