Analisis Pasar Tentang Kenaikan Harga Minyak Akibat Ketidakpastian AS-Iran
Para analis pasar dari City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada, menyoroti fakta bahwa ketidakpastian seputar hubungan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu utama dari kenaikan harga minyak setelah periode penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.
Masih Ada Ketidakpastian Terkait Situasi AS-Iran
Razaqzada menjelaskan bahwa ketidakpastian seputar situasi AS-Iran masih menimbulkan dampak pada pasar. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila harga minyak mengalami lonjakan setelah periode penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Selain dari ketegangan antara Washington dan Teheran, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah juga masih belum sepenuhnya stabil.
Perkembangan Terbaru di Kawasan Timur Tengah
Pada Rabu lalu, terjadi serangan udara Israel dan penembakan artileri yang dilaporkan kembali terjadi di beberapa wilayah di selatan Lebanon. Sumber keamanan Lebanon melaporkan bahwa kelompok Hizbullah juga dilaporkan meluncurkan dua serangan drone terhadap pasukan Israel di wilayah tersebut.
Hal ini terjadi meskipun memorandum kesepahaman yang telah disetujui sebelumnya meminta agar semua pihak menghentikan tindakan permusuhan, terutama antara Israel dan Hizbullah yang didukung oleh Iran di wilayah Lebanon.
Perkembangan konflik tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik di kawasan tersebut yang berpotensi mengganggu distribusi energi secara global.


