Friday, June 12, 2026
HomeTeknoFenomena Bediding Landa Surabaya: Suhu Malam Semakin Menurun

Fenomena Bediding Landa Surabaya: Suhu Malam Semakin Menurun

Fenomena Bediding Surabaya: Suhu Malam Semakin Dingin

Surabaya, CNN Indonesia — Warga Surabaya dan sekitarnya saat ini sedang merasakan fenomena bediding di mana suhu udara malam hari terasa lebih dingin dari biasanya. Meskipun cuaca siang hari terik, hal ini disebabkan oleh masuknya periode awal musim kemarau di Surabaya yang ditandai dengan minimnya tutupan awan di langit.

Suhu Udara Meningkat dan Berkurang Pada Waktu Tertentu

Menurut BMKG Juanda, kondisi ini terjadi karena kurangnya awan menyebabkan pelepasan panas dari Bumi ke atmosfer pada malam hari tanpa hambatan, sehingga suhu udara turun secara signifikan. Suhu terendah di Kota Surabaya selama fenomena bediding ini bisa mencapai 26 derajat Celsius. Meski begitu, pada siang hari suhu udara masih terasa panas karena tutupan awan yang minim.

Pakar BMKG Juanda, Restina Wardhani, menekankan bahwa suhu udara yang terasa dingin khas musim kemarau ini diperkirakan akan bertahan beberapa hari ke depan. Sehingga, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari agar waspada terhadap paparan sinar matahari yang menyengat.

Dalam beberapa hari ke depan, BMKG Juanda memprediksi bahwa fenomena bediding ini masih akan berlangsung di Surabaya dan sekitarnya. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menggunakan pelindung kulit dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan serta menghindari paparan langsung sinar matahari.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler