Aplikasi China ‘Sileme’ Kini Menjadi Alat Keamanan
Jakarta, CNN Indonesia — Aplikasi asal China yang sebelumnya menuai kontroversi karena memiliki arti ‘hidup atau mati’, kini telah bertransformasi menjadi alat keamanan yang didukung oleh pemerintah. Menurut South China Morning Post pada Rabu (27/6), aplikasi Sileme yang awalnya terinspirasi dari ketakutan pengembang saat berjalan pulang sendirian larut malam, kini memiliki potensi sebagai penyelamat nyawa bagi para lansia.
Viral pada Januari 2026
Aplikasi ini sebelumnya sempat viral pada Januari 2026 karena namanya yang dianggap kontroversial dan menantang anggapan tabu tradisional tentang kematian. Namun, seiring berjalannya waktu, aplikasi ini telah mengalami perubahan signifikan dalam fungsionalitasnya.
Aplikasi ini dikembangkan oleh tiga pemuda asal China dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Dulu, aplikasi ini menjadi populer sebagai aplikasi berbayar terbaik di beberapa negara, seperti Cina, Singapura, Thailand, dan Australia. Namun, setelah beberapa bulan, aplikasi ini mulai diubah menjadi alat keselamatan bagi para lansia dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah.
Perubahan Menjadi Alat Keselamatan
Dengan nama baru, ‘在吗在吗’ (zaime zaime) yang artinya, ‘Apakah Anda di sini?’, aplikasi ini memperoleh perubahan signifikan dalam desain dan fungsi. Tombol hijau besar di layar kini lebih menonjol dan prosedur check-in telah disederhanakan dengan desain anti-sentuhan tak sengaja.
Mekanisme kerja aplikasi ini tetap tidak jauh berbeda, di mana pengguna diminta untuk melakukan check-in setiap hari. Namun, jika pengguna tidak aktif selama dua hari berturut-turut, aplikasi akan memberitahu kontak darurat orang tersebut. Selain itu, aplikasi juga dilengkapi dengan tombol SOS untuk situasi darurat.
Menurut Global Times, produk aplikasi ‘Sileme’ yang telah diubah menjadi alat keselamatan untuk para lansia ini berhasil melalui uji coba dan mendapat respon positif dari pengguna, termasuk lansia di Nanxing, Hangzhou, Provinsi Zhejiang.
Demikianlah transformasi aplikasi ‘Sileme’ yang semula kontroversial menjadi alat keamanan penting bagi para lansia di China.


