Thursday, July 16, 2026
HomeTeknoRobot Humanoid China Solusi Kesepian

Robot Humanoid China Solusi Kesepian

China Memasarkan Robot Humanoid U1 untuk Teman Hidup

Jakarta, CNN Indonesia — China resmi memasarkan robot humanoid U1 buatan UBTech yang diklaim sebagai robot humanoid full-sized pertama di dunia yang dirancang untuk produksi massal. Robot ini dipasarkan sebagai teman hidup bagi kalangan lanjut usia dan orang-orang yang hidup sendiri. U1 dilengkapi kamera pada bagian mata, sensor pada dada, dan mikrofon pendengar. Robot ini dibanderol mulai dari 119.800 yuan (sekitar US$17.600) untuk versi dasar, hingga 990.000 yuan (sekitar US$145.700) untuk versi “Ultra” dengan fitur lebih canggih.

Robot Bionik Seumur Hidup

Peluncuran robot humanoid U1 dilakukan di kota Shenzhen, pusat teknologi di China selatan pada Selasa (30/6). “Robot bionik kami bisa menemani Anda seumur hidup,” kata Michael Tam, kepala merek UWorld milik UBTech, dalam acara peluncuran tersebut. “Ia tidak akan pernah mengkhianati Anda, akan selalu setia kepada Anda, dan akan mencintai Anda tanpa syarat,” tambahnya.

Bagi konsumen yang bersedia membayar lebih, rambut, wajah, dan pakaian robot dapat dikustomisasi menyerupai orang terkasih, selebritas, atau karakter fiksi. Robot U1 versi pria dan wanita dapat berbicara melalui perangkat kecerdasan buatan (AI) yang diprogram perusahaan untuk memberikan kata-kata menenangkan saat mendeteksi tanda kelelahan atau stres pada penggunanya, serta “mengenal” penggunanya seiring waktu.

Pelanggan Sasar Orang Laingan dan Manula

UBTech menyasar segmen orang lajang dan warga berusia di atas 60 tahun. Dua kelompok ini menurut Tam mencakup sekitar 120 juta dan 320 juta orang di China. “Orang-orang ini memiliki kebutuhan besar akan teman,” kata Tam. Perusahaan mengklaim telah menerima lebih dari 13.300 pre-order, dengan pengiriman dijadwalkan mulai September.

Versi dasar U1 baru bisa menggerakkan kepala, mata, dan mulut, dengan daya tahan baterai hingga empat jam. Menurut UBTech, robot ini belum bisa melakukan pekerjaan rumah tangga atau memasak, dan “untuk saat ini” tidak dirancang untuk hubungan intim. Meski demikian, U1 diklaim dapat mendiskusikan keseharian pengguna, mengingatkan jadwal minum obat, membantu mendeteksi potensi masalah kesehatan, hingga mengajak menonton pertandingan Piala Dunia bersama.

Penggunaan AI generatif untuk mengatasi kesepian juga terjadi di negara lain. Di Korea Selatan, boneka bertenaga ChatGPT digunakan di sejumlah panti jompo, sementara perangkat AI berbentuk lampu bernama ElliQ menawarkan layanan pendampingan dan pemantauan keselamatan serupa.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler