Sunday, July 19, 2026
HomeLifestyleDonald Trump Kesulitan Menghadapi Masalah Nyamuk

Donald Trump Kesulitan Menghadapi Masalah Nyamuk

Golkar Buka Suara, Strategi Gerilya Maritim Iran yang Mencengangkan

Pemerintahan Iran telah meluncurkan strategi perang gerilya maritim yang menggemparkan dunia internasional, terutama Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz. Meskipun Presiden AS, Donald Trump, meragukan keberhasilan strategi tersebut.

Perahu-Perahu Kecil yang Menggemparkan AS

Meskipun Trump mengklaim telah menghancurkan Angkatan Laut Iran dan hanya meninggalkan perahu-perahu kecil bersenjatakan senapan mesin, namun fakta menunjukkan sebaliknya. Perahu-peeahu kecil ini, yang dikenal sebagai armada nyamuk oleh analis Barat, telah mampu menyebabkan gangguan serius di Selat Hormuz selama berbulan-bulan.

Situs BBC melaporkan bahwa armada nyamuk ini dibentuk oleh militer Iran pada 1980-an selama Perang Iran-Irak. Meskipun pada awalnya hanya dua negara yang terlibat, konflik tersebut melibatkan wilayah Teluk Persia dan menyeret Angkatan Laut AS ke pertempuran tersebut.

Strategi Luas Iran Menghadapi AS

Armada perahu kecil ini merupakan bagian dari strategi luas Iran dalam menghadapi superioritas angkatan laut AS. Di bawah kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), armada ini tidak dirancang untuk pertempuran konvensional, melainkan untuk mengganggu dan mengacaukan pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut Saeid Golkar, seorang profesor di University of Tennessee dan penasihat di United Against Nuclear Iran (UANI), strategi Iran ini ditujukan untuk meningkatkan biaya dan risiko bagi perusahaan pelayaran internasional yang melintasi Selat Hormuz. Mereka menggunakan berbagai taktik, mulai dari menembak kapal komersial, menanam ranjau di laut, hingga mengirim perahu-perahu dengan kecepatan tinggi dari berbagai arah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler