Harga minyak naik pada perdagangan Jumat setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui sanksi baru terhadap kapal-kapal yang mengangkut minyaknya, dan mengumumkan bahwa armada besar sedang menuju ke negara Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent naik 2,84% menjadi USD 65,88 per barel, sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 2,88% menjadi USD 61,07.
Pernyataan Trump memperbarui peringatan kepada Teheran agar tidak membunuh para demonstran atau memulai kembali program nuklirnya, yang membuat kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak di Timur Tengah meningkat. Kazakhstan juga mengalami kesulitan dalam mempertahankan produksi dari salah satu ladang minyak terbesar di dunia.
Armada kapal perang Amerika Serikat, termasuk kapal induk dan kapal perusak rudal, dijadwalkan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang. Pada hari Jumat, AS juga menjatuhkan sanksi kepada sembilan kapal dan delapan perusahaan terkait dengan pengangkutan minyak dan produk petroleum Iran.
Iran, sebagai produsen minyak mentah terbesar keempat di OPEC, dengan produksi sekitar 3,2 juta barel per hari, menjadi fokus utama dalam situasi ini. Iran juga merupakan salah satu pengekspor utama minyak ke China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia.


