Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Menurut Anies, komitmen yang dinyatakan oleh Prabowo untuk menyelidiki kasus tersebut harus disertai dengan tindakan nyata dari seluruh aparat penegak hukum. Anies menegaskan bahwa Presiden yang memiliki niat untuk melindungi demokrasi harus didukung dengan tindakan dari aparat di lapangan.
Anies juga menilai bahwa kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus bukanlah tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi. Menurutnya, korban merupakan sosok yang konsisten dalam menyuarakan kekhawatiran terhadap kemunduran demokrasi bersama aktivis lainnya, sehingga serangan tersebut dianggap sebagai upaya intimidasi yang ditujukan kepada para pembela demokrasi.
Dalam konteks ini, Anies menekankan pentingnya aparat penegak hukum untuk membuktikan komitmen dalam mengungkap kebenaran terkait kasus tersebut. Upaya ini tidak hanya merupakan tanggapan terhadap pernyataan Prabowo, namun juga sebagai tindakan konkrit dalam menjaga demokrasi dan kebebasan berpendapat dalam masyarakat. Serangan terhadap individu yang berjuang untuk demokrasi harus direspons dengan serius dan tegas demi menjaga fondasi demokrasi yang kokoh.


