Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dampak pandemi COVID-19 masih terasa di kalangan pedagang, khususnya di pasar tradisional. Saat melakukan peninjauan di Pasar Tanah Abang dan Pasar Beringharjo, Purbaya mendengar langsung keluhan dari para pedagang terkait tekanan ekonomi yang mereka hadapi akibat utang yang menumpuk sejak pandemi. Banyak pelaku usaha kecil merasa terdampak karena bisnis mereka terhenti dalam waktu yang lama.
Pedagang mengeluhkan besarnya cicilan yang harus mereka bayar setiap bulan, sehingga mereka meminta bantuan pemerintah untuk meringankan beban tersebut. Purbaya saat ini sedang mempertimbangkan skema restrukturisasi utang melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) agar memberikan tenor lebih panjang dan bunga yang lebih rendah, sehingga pelaku usaha kecil dapat lebih mudah memulihkan usahanya.
Purbaya juga mengamati bahwa dari segi daya beli, kondisi masyarakat masih cukup baik. Hal ini terlihat dari aktivitas yang ramai di pasar selama periode Lebaran. Meskipun demikian, Purbaya berusaha untuk mencari solusi terbaik bagi pedagang yang masih merasakan dampak pandemi, termasuk dengan melakukan pembicaraan dengan PIP untuk merestrukturisasi utang dengan cara yang lebih baik dan memperhatikan keberlanjutan usaha para pelaku usaha kecil.


