Pemerintah Indonesia sedang melakukan evaluasi terhadap penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di berbagai wilayah, dengan tujuan untuk segera menggantikannya dengan sumber energi yang lebih bersih dan efisien. Menurut Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Presiden Prabowo telah menetapkan target untuk secara signifikan mengurangi penggunaan diesel di Indonesia. Prabowo bahkan meminta agar tidak ada lagi penggunaan diesel di Indonesia karena harganya yang tinggi dan dampak lingkungannya yang kurang baik. Dengan menggantikan PLTD dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan sumber energi terbarukan lainnya, pemerintah tidak hanya berupaya menekan biaya energi tetapi juga mendukung komitmen untuk mengurangi emisi dan mempercepat penggunaan energi baru yang ramah lingkungan. Pergantian ke PLTS diharapkan dapat menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, sesuai dengan visi pemerintah untuk Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.


