Thursday, April 23, 2026
HomeOtomotifProduksi Lokal vs Impor: L300 Buatan RI Menjadi Pilihan Utama

Produksi Lokal vs Impor: L300 Buatan RI Menjadi Pilihan Utama

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, perhatian terhadap industri otomotif nasional meningkat seiring dengan rencana pengadaan kendaraan operasional untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Pemilihan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mengimpor kendaraan pikap dari India dalam mendukung kebutuhan koperasi desa di berbagai wilayah menjadi topik yang banyak dibicarakan.

Di tengah kontroversi ini, Mitsubishi L300 menarik perhatian. Kendaraan niaga ringan ini telah lama diproduksi secara lokal oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Sebagai tulang punggung distribusi barang, terutama bagi pelaku usaha kecil, pasar tradisional, dan sektor logistik di daerah, L300 telah membuktikan kehandalannya selama bertahun-tahun.

Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan resmi antara pemerintah dan Mitsubishi terkait rencana pengadaan kendaraan untuk program Kopdes Merah Putih. Namun, perusahaan siap untuk menerima penugasan jika diminta.

Meskipun belum ada kepastian mengenai jumlah pesanan, MMKI diyakini memiliki kapasitas produksi yang mencukupi untuk memproduksi kendaraan seperti L300 sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, berbagai karakteristik yang dimiliki oleh L300, seperti daya angkut besar, mesin diesel yang tangguh, serta kemudahan perawatan, membuatnya menjadi pilihan yang relevan untuk operasional koperasi desa.

Berdasarkan pernyataan Kurita, Mitsubishi juga akan mengikuti keputusan pemerintah terkait pengadaan kendaraan untuk program Kopdes Merah Putih. Meskipun Triton, lini pikap Mitsubishi lainnya, masih diimpor dari Thailand, L300 telah dirakit di dalam negeri dengan dukungan jaringan pemasok dan layanan purnajual yang luas.

Dengan ketersediaan kapasitas produksi yang dimiliki, Mitsubishi menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional jika sewaktu-waktu diminta oleh pemerintah. Dalam hal ini, perusahaan siap untuk menanggapi permintaan tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung program Kopdes Merah Putih.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler