Pemerintah Indonesia perlu mendorong produsen mobil asal India untuk membangun pabrik di dalam negeri agar dapat bersaing di pasar Indonesia. Langkah serupa telah dilakukan oleh beberapa produsen mobil ternama seperti Toyota, Suzuki, dan lainnya. Hal ini penting untuk menjaga keadilan dalam persaingan bisnis di Indonesia.
Menurut Saleh Husin, impor mobil secara utuh (CBU) dapat merugikan industri otomotif lokal, tidak memberi dampak positif pada perekonomian, dan tidak sejalan dengan program industrialisasi yang sedang dicanangkan pemerintah. Seiring dengan ambisi pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sektor industri diharapkan akan menjadi salah satu penggerak utama.
Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi yang ambisius, penting bagi semua pihak untuk memberikan dukungan pada investasi dan industri yang sudah ada di Indonesia. Saleh Husin juga menyoroti masalah purna jual kendaraan impor yang seringkali mengalami kesulitan dalam mendapatkan suku cadang yang dibutuhkan setelah digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Keputusan untuk menunda impor mobil pikap dari India disambut baik oleh Saleh Husin, namun perlu juga diperhatikan kondisi kendaraan impor setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini perlu menjadi perhatian dalam merancang kebijakan terkait impor mobil di Indonesia.


