Pasar kripto telah mencatat kenaikan stablecoin yang stabil dalam beberapa waktu terakhir, memberikan dampak signifikan terhadap nilai bitcoin (BTC). Stablecoin merupakan jenis kripto yang didesain untuk tetap mempertahankan nilai yang stabil, biasanya terpaut pada mata uang fiat seperti dolar Amerika Serikat (AS). Analis, termasuk Senior Commodity Strategist Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, mengamati bahwa tren yang paling konsisten dalam pasar kripto adalah dominasi Tether yang semakin meningkat. USDT Tether telah melampaui sebagian besar altcoin, kecuali Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC). Pada 13 Februari 2026, kapitalisasi pasar USDT mencapai USD 184,6 miliar, menunjukkan signifikansi pertumbuhan yang pesat. McGlone mencatat bahwa ketika pasokan stablecoin meningkat, sementara aset berisiko mengalami penurunan, ini sering kali mencerminkan perilaku defensif. Hal ini telah terbukti dengan penurunan harga Ether baru-baru ini, dengan ETH sekarang mengincar level support USD 1.500 sebagai titik kunci berikutnya. Dengan terus meningkatnya Tether, ada kemungkinan besar bahwa USDT dapat melampaui Ethereum dalam kapitalisasi pasar, menjadi aset kripto terbesar kedua selain Bitcoin. Perhatian terhadap stablecoin semakin meningkat sebagai bagian penting dalam pergerakan pasar kripto saat ini.


