Friday, March 13, 2026
HomeTeknoTemuan Ilmuwan: Lokasi Tuhan dan Jaraknya dari Bumi

Temuan Ilmuwan: Lokasi Tuhan dan Jaraknya dari Bumi

Seorang ilmuwan bernama Michael Guillén mengklaim telah berhasil menemukan lokasi fisik Tuhan di alam semesta, yang berjarak 439 sekstiliun kilometer dari Bumi. Klaim ini didasarkan pada konsep kosmologi modern bernama cosmic horizon dan beberapa ayat dalam Alkitab. Namun, Guillén menyadari bahwa argumennya bersifat spekulatif dan bukan bagian dari sains arus utama. Dalam kosmologi, manusia hanya bisa mengamati bagian alam semesta yang cahayanya telah mencapai Bumi, yang disebut observable universe. Alam semesta terus mengembang, yang membuat beberapa wilayah menjauh lebih cepat daripada cahaya karena ekspansi ruang. Phénomène ini dikenal sebagai Hukum Hubble, yang menyatakan semakin jauh suatu galaksi, semakin cepat ia menjauh dari kita. Guillén menunjukkan bahwa pada jarak sekitar 439 miliar triliun kilometer dari Bumi, galaksi akan bergerak menjauh dengan kecepatan setara cahaya, yang disebut sebagai Cosmic Horizon. Ia mengaitkan konsep ini dengan deskripsi surga dalam Alkitab yang dihuni oleh entitas non-material dan abadi. Para ilmuwan kosmologi tidak sepakat dengan interpretasi Guillén, karena dalam model kosmologi modern, waktu tidak benar-benar berhenti di cakrawala kosmik, tetapi mengalami efek pengamatan. Konsep cakrawala kosmik bersifat relatif terhadap pengamat, bukan merupakan lokasi fisik tertentu di alam semesta. Jika ada peradaban di luar sana, Bumi bisa saja berada di cakrawala kosmik mereka.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler