Wednesday, February 11, 2026
HomeTeknoSiklon Tropis Penha: Waspada Dampaknya di Indonesia

Siklon Tropis Penha: Waspada Dampaknya di Indonesia

BMKG melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 94W telah berkembang menjadi Siklon Tropis Penha setelah mengalami peningkatan intensitas. Siklon tersebut mencapai status Siklon Tropis pada 4 Februari 2026 pukul 19.00 WIB dan saat ini berada di Laut Filipina utara Maluku Utara. Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Penha diperkirakan akan tetap berada dalam kategori 1 dan bergerak ke arah barat menjauhi wilayah Indonesia.

Meskipun bergerak menjauhi Indonesia, Siklon Tropis Penha berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Selain itu, angin kencang juga berpotensi terjadi di Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud. Prakiraan gelombang laut yang dihasilkan Penha adalah tinggi, dengan kisaran 1,25-4 meter di beberapa perairan di sekitar Maluku, Papua, dan sekitarnya.

Selain Siklon Tropis Penha, Bibit Siklon Tropis 98P juga masih aktif. Bibit siklon ini terbentuk sejak 29 Januari 2026 dan berada di sekitar daratan utara Australia bagian Barat Laut. BMKG memperkirakan bahwa 98P berpotensi menyebabkan hujan dan angin kencang di Nusa Tenggara Timur. Gelombang laut tinggi juga diprediksi dapat terjadi di beberapa perairan di sekitar Indonesia bagian timur.

Pihak BMKG turut mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran untuk selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan kondisi perairan berbahaya akibat dari kedua siklon tersebut. Dengan perkembangan cuaca yang tidak menentu, langkah pencegahan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko yang mungkin timbul.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler