Harga emas dunia mengalami pelemahan pada perdagangan Senin, dengan penurunan lebih dari 1 persen seiring penguatan dolar AS dan berkurangnya harapan akan pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) bulan depan. Pelaku pasar saat ini sedang menantikan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tertunda, yang diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai kebijakan bank sentral tersebut.
Menurut laporan dari CNBC, harga emas di pasar spot mengalami penurunan sebesar 1,5 persen menjadi USD 4.019,12 per troy ounce pada pukul 15.13 waktu setempat (ET) atau 20.13 GMT. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember ditutup dengan pelemahan sebesar 0,5 persen di angka USD 4.074,5 per troy ounce.
Penguatan indeks dolar membuat harga emas yang diperdagangkan dalam mata uang AS menjadi lebih tinggi bagi pemegang mata uang lain. David Meger, Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, menjelaskan bahwa pelaku pasar sedang mencatat pergerakan yang beragam menjelang rilis data ekonomi penting setelah pemerintah AS kembali beroperasi. Menurutnya, harapan akan pemangkasan suku bunga The Fed semakin mengecil, yang kemudian menekan sentimen positif terhadap emas.


