Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat bahwa sejak diluncurkannya bullion bank pada bulan Februari, harga emas dunia mengalami lonjakan signifikan dari sekitar USD 2.400 menjadi USD 4.000 per troy ons per bulan Oktober. Hal ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Airlangga menyatakan bahwa Indonesia berhasil meluncurkan bullion bank pertamanya, yang memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi berbasis logam mulia. Kenaikan harga emas yang signifikan ini menunjukkan keberhasilan langkah-langkah yang diambil oleh Indonesia dalam mengembangkan sektor ini.
Airlangga juga menekankan bahwa tren kenaikan harga emas tersebut bukan hanya mencerminkan keuntungan finansial semata, tetapi juga menunjukkan bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi safe haven yang dapat diandalkan dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Dengan demikian, keberadaan bullion bank di Indonesia diyakini dapat memberikan kontribusi positif dalam menguatkan perekonomian negara serta memberikan keamanan investasi bagi masyarakat.








