Sunday, June 7, 2026
HomeTeknoPerusahaan Raksasa Jepang Kembali ke Mesin Fax Akibat Ransomware

Perusahaan Raksasa Jepang Kembali ke Mesin Fax Akibat Ransomware

Asahi, raksasa bir Jepang, mengalami gangguan serius akibat serangan ransomware pada sistem daringnya. Untuk menghindari potensi kerugian lebih lanjut, perusahaan ini terpaksa memproses pesanan secara manual dan menghentikan sementara transaksi dan pengiriman minuman mereka, termasuk bir lager Super Dry.

Meskipun belum jelas asal usul serangan tersebut, Asahi mengonfirmasi bahwa server mereka telah diserang ransomware, yang mengunci sistem dan menuntut pembayaran untuk memulihkan fungsinya. Sebagai respons, perusahaan telah mulai melakukan pemrosesan dan pengiriman pesanan secara manual, sambil mengungkapkan ketidakmampuan untuk menerima komunikasi email dari sumber eksternal.

CEO Asahi, Atsushi Katsuki, memastikan bahwa perusahaan sedang berusaha memulihkan sistem secepat mungkin dan menjaga pasokan produk kepada pelanggan. Mereka telah menggunakan mesin kertas dan faks untuk memastikan kelangsungan pesanan.

Toko-toko swalayan di Jepang yang menjadi pemasok utama bir Asahi juga merasa terdampak dengan penangguhan ini. Beberapa di antaranya, seperti 7-11, bersiap memasang pemberitahuan untuk memberitahu pelanggan tentang situasi ini.

Serangan ini terjadi setelah serangan ransomware sebelumnya sempat menghentikan operasi di pabrik-pabrik Jaguar Land Rover di Inggris selama hampir sebulan. Situasi ini menunjukkan betapa rentannya perusahaan terhadap serangan siber dan perluasan langkah-langkah keamanan sistem.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler