Thursday, July 16, 2026
HomeTeknoGempa Filipina dan Dampaknya Terhadap Indonesia

Gempa Filipina dan Dampaknya Terhadap Indonesia

Gempa berkekuatan magnitudo 6,9 telah mengguncang Filipina Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami dan tidak berdampak pada keadaan gempa di Indonesia. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa gempa tersebut terjadi di Calape, Filipina, dan dapat merusak bangunan meskipun dampaknya masih dalam pemantauan. Namun demikian, gempa ini tidak berpengaruh pada wilayah Indonesia menurut Daryono.

Daryono menjelaskan bahwa pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan tidak terkait dengan kegempaan di Indonesia. Gempa dengan magnitudo 6,9 ini terjadi pada pukul 20.59 WIB di Calape, Filipina, dengan episenter di koordinat 11,15 derajat LU; 124,14 derajat BT pada kedalaman 10 km. Berdasarkan analisis lokasi episenter dan hiposenternya, gempa ini diklasifikasikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

BMKG juga mencatat adanya gempa susulan dengan magnitudo 6,3 yang terjadi setelah gempa utama. Daryono juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh hoaks atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tetap tenang dan tidak terhasut oleh informasi yang belum terverifikasi. Semua informasi ini disampaikan dalam upaya memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat mengenai kejadian gempa di Filipina dan dampaknya yang terbatas pada wilayah tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler