Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan kekuatannya dengan melampaui level USD 112.000 pada Rabu malam. Pergerakan positif ini terjadi di tengah optimisme pasar sebelum keputusan suku bunga The Fed yang akan datang. Data CoinMarketCap menunjukkan bahwa Bitcoin stabil di kisaran USD 112.067 setelah mencapai puncak USD 112.500.
Meskipun bulan September dikenal sebagai periode penurunan harga kripto, Bitcoin berhasil mencatat kinerja positif dalam dua tahun terakhir. Red September, julukan untuk penurunan harga historis pada bulan tersebut, tidak selalu terjadi. Sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin mampu mencapai kenaikan signifikan di bulan September, termasuk rekor pada tahun 2024.
Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai bahwa meskipun Red September masih menjadi perhatian, faktor makroekonomi tahun ini bisa mengubah arah pasar. Bitcoin saat ini diuji di support kuat di kisaran USD 105.000-110.000, dengan potensi rebound yang cukup besar. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed juga mendorong optimisme, dengan probabilitas mencapai 87% menurut CME FedWatch.
Sebagai penutup, setiap keputusan investasi ada pada pembaca. Disarankan untuk selalu melakukan analisis dan riset sebelum membeli atau menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.


