BREAKING NEWS ⚡
Home / Otomotif / Bahaya Abu Anak Krakatau: 5 Masalah Mobil yang Harus Diwaspadai
Otomotif

Bahaya Abu Anak Krakatau: 5 Masalah Mobil yang Harus Diwaspadai

06/09/202613:10 WIB◉ 62 views

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Pemprov DKI: Tak Perlu Panik, Tetap Tenang

Pada hari Minggu, 6 September 2026, abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta. Hal ini tidak hanya membuat kendaraan terlihat kotor, tetapi juga memiliki dampak yang lebih serius bagi pemilik mobil.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada pukul 05.00 WIB, sebaran abu pada ketinggian 20.000 kaki telah mencapai sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Car Free Day di Jakarta Berakhir Lebih Cepat Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sebagai dampak dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai Jakarta, Acara Car Free Day di ibu kota harus diakhiri lebih cepat. Hal ini mengingat risiko dari abu vulkanik yang dapat merusak kendaraan, terutama mobil.

Bagian Mobil yang Perlu Diperhatikan

1. Kaca Mobil

Kaca mobil sangat rentan terhadap abu vulkanik. Usahakan untuk tidak langsung membersihkannya dengan wiper, karena partikel abu dapat merusak permukaan kaca. Lebih baik siram kaca dengan air terlebih dahulu.

2. Bodi dan Kolong Mobil

Bodi mobil dan kolongnya juga perlu diperhatikan, jangan mengelapnya dengan kain karena dapat merusak cat. Siram bodi dengan air mengalir terlebih dahulu sebelum mencucinya.

3. Filter Udara

Periksa kondisi filter udara kendaraan, karena abu vulkanik dapat membuatnya lebih cepat kotor. Pastikan filter udara tetap bersih untuk menjaga aliran udara ke mesin.

4. Sistem AC

Perhatikan juga sistem AC mobil, jangan terlalu sering membuka kaca saat melintasi daerah terdampak abu. Bersihkan bagian kabin mobil setelah penggunaan untuk mencegah abu terus bersirkulasi.

5. Rem

Pastikan sistem rem kendaraan berfungsi dengan baik, karena abu vulkanik dapat membuatnya kurang efektif. Periksa dan perawatan kendaraan secara rutin saat berada di wilayah terdampak abu vulkanik.

Source link