Bina 28 Desa di Indonesia: Strategi BCA Cetak Ribuan Lapangan Kerja

BCA Meningkatkan Dampak Program Bakti BCA
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat di pedesaan. Melalui Desa Bakti BCA Community Forum 2026, BCA berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, ekspansi pasar, dan peningkatan ekspor produk UMKM yang didukung.
Forum Strategis untuk Sinergi Baru
Desa Bakti BCA Community Forum 2026 yang digelar pada 25–27 Agustus 2026 menjadi titik temu penting antara BCA, pengurus Desa Bakti BCA, pelaku UMKM, pemerintah, dan mitra lainnya. Selain evaluasi program, forum ini dirancang untuk membuka peluang sinergi baru.
“Pengembangan desa wisata dan UMKM memerlukan kolaborasi yang kokoh antara semua pihak. Mulai dari penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan produk, hingga ekspansi pasar,” ungkap Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono.
Dampak Positif Program Bakti BCA
Program Bakti BCA telah mencakup 28 desa dengan fokus pada pengembangan desa wisata berkelanjutan, pemberdayaan UMKM lokal, dan revitalisasi komoditas seperti kopi. Lebih dari 200 modul pelatihan telah disiapkan untuk mendukung program ini.
Dampak nyata dari pendampingan ini terlihat dari penyerapan 1.593 tenaga kerja di desa binaan dan dukungan terhadap lebih dari 5.000 pelaku UMKM. Bahkan, program ini berhasil memperkirakan nilai potensial ekspor produk UMKM mencapai Rp110,9 miliar.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menegaskan bahwa forum ini merupakan kesempatan penting untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kemampuan para penggerak ekonomi desa.
“Desa Bakti BCA Community Forum menjadi tempat bagi kami untuk terus belajar bersama, mengevaluasi program, dan memperkuat kapasitas penggerak desa wisata dan pelaku UMKM,” jelas Hera.




