Dikerahkan 3.500 Personel TNI-Polri Tangani Dampak Gempa di NTT

Penanganan Dampak Gempa Bumi di Flores, NTT: Instruksi Presiden Prabowo Subianto
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pemerintah untuk bergerak cepat menangani dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai tindak lanjut instruksi presiden, pemerintah telah mengerahkan 3.500 personel TNI-Polri ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak di sejumlah wilayah.
Logistik dan Penanganan di Lokasi Bencana
Seskab menyampaikan bahwa sebanyak 27 ton logistik tahap pertama dari pusat telah dikirimkan ke Flores, NTT sebagai respons terhadap peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Lebih lanjut, sejumlah pejabat terkait juga telah tiba di NTT untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan terpadu. Di lapangan, lebih dari 3.500 personel TNI-Polri telah dikerahkan dan tersebar di wilayah Manggarai, Maumere, dan Flores.
Upaya Penanganan Terpadu
Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, serta TNI-Polri di daerah terus bergerak langsung melakukan evakuasi dan penanganan terhadap warga terdampak. Pemerintah memastikan bahwa seluruh penanganan akan berjalan cepat, terpadu, dan masyarakat terdampak akan menerima bantuan yang dibutuhkan sesegera mungkin.
Sumber: Okezone




