BREAKING NEWS
Home / Tekno / Serangan Siber Taiwan: Diduga China sebagai Dalangnya
Tekno

Serangan Siber Taiwan: Diduga China sebagai Dalangnya

15/08/202602:00 WIB◉ 34 views

Taiwan Diserang Siber oleh AI yang Dituduh China

Pada bulan Juli lalu, Taiwan mengalami serangan siber yang diduga ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI) yang menyasar sejumlah lembaga pemerintah. Serangan ini dianggap “abnormal” oleh Kementerian Urusan Digital Taiwan dan pertama kali terdeteksi pada tanggal 20 Juli.

Serangan Oleh AI dari Luar Negeri

Selama penyelidikan berlangsung, National Institute of Cyber Security mengeluarkan peringatan terkait serangan tersebut. Meskipun pejabat Taiwan tidak secara langsung menuding China sebagai pelaku, Dream, perusahaan AI asal Israel, menuduh China berada di balik serangan tersebut.

Dream mendeteksi serangan tersebut dan mencurigai adanya keterlibatan hacker yang terhubung dengan China. Meski tidak mengaitkan serangan dengan kelompok tertentu, Dream menemukan penggunaan bahasa China Sederhana dalam komunikasi internal terkait peretasan, menunjukkan kemungkinan operator memiliki hubungan dengan China.

Serangan dengan Metode Baru

Peretas menggunakan agen AI open-source untuk membangun perangkat peretasan otonom yang berhasil membobol 85 akun pengguna pemerintah Taiwan dan mengakses lebih dari 2.500 catatan personel. Serangan ini kemudian meluas ke badan keselamatan nuklir Taiwan dan tujuh perusahaan energi.

Menghadapi jenis ancaman baru ini, pemerintah Taiwan telah memperkuat sistem pemantauan dan menetapkan pedoman perlindungan. Namun, belum ada tanggapan dari Kantor Urusan Taiwan China terkait serangan tersebut.

Serangan siber yang ditenagai AI semakin berkembang dalam beberapa bulan terakhir, dengan laboratorium AI merilis model yang mampu melakukan pengintaian, mencari kerentanan, dan memanfaatkannya dengan cepat. Ancaman ini semakin meresahkan Taiwan yang dianggap menjadi target serangan siber China.

Source link