Peran Penting Komponen dalam Karakter Motor Listrik

Pabrik Dinamo United E-Motor: Langkah Strategis dalam Produksi Kendaraan Listrik
Jakarta, VIVA – Motor listrik kini menjadi salah satu tren di industri otomotif. Selain baterai dan jarak tempuh, komponen lain yang tak kalah penting adalah dinamo atau motor penggerak. Dinamo berperan besar dalam menentukan performa, akselerasi, dan karakter berkendara.
Langkah Inovatif PT Terang Dunia Internusa Tbk
PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), produsen United Bike dan United E-Motor, melakukan langkah inovatif dengan membangun pabrik dinamo sendiri. Pabrik tersebut terletak di Curug, Tangerang, dalam satu kawasan dengan United E-Motor Plant 3.
Pabrik dinamo ini menjadi strategi perusahaan untuk meningkatkan penguasaan teknologi sekaligus memperkuat kemandirian dalam memproduksi komponen utama kendaraan listrik. Dengan empat lini produksi terintegrasi, pabrik tersebut mampu memproduksi dinamo untuk sepeda listrik dengan spesifikasi 48V 750 watt serta dinamo motor listrik berkapasitas 1.200 watt yang digunakan pada model United E-Motor MX1200.
Teknologi Hub Drive dalam Dinamo United E-Motor
Dinamo yang diproduksi menggunakan teknologi hub drive, di mana motor listrik terintegrasi langsung dengan roda. Hal ini memungkinkan tenaga disalurkan langsung ke roda dan dinilai lebih efisien untuk jenis kendaraan tertentu dibandingkan dengan sistem mid drive.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Andrew Mulyadi, menyatakan bahwa pabrik dinamo merupakan langkah penting bagi United E-Motor dalam memperkuat kemampuan manufaktur secara mandiri. Dengan kemampuan produksi sendiri, perusahaan dapat lebih mengontrol kualitas, proses produksi, dan pengembangan teknologi sesuai kebutuhan kendaraan listrik.
Melalui langkah ini, Andrew menekankan bahwa produksi dinamo internal memberikan fleksibilitas dalam pengembangan produk baru serta kemampuan untuk menyesuaikan spesifikasi dinamo dengan karakter kendaraan yang dikembangkan perusahaan. Dengan demikian, standar kualitas dapat tetap terjaga pada setiap tahap produksi.




