BREAKING NEWS
Home / Tekno / Samsung: Kelangkaan Chip Diprediksi Berlanjut Hingga 2028
Tekno

Samsung: Kelangkaan Chip Diprediksi Berlanjut Hingga 2028

30/07/202621:45 WIB◉ 24 views

Samsung Perkirakan Kelangkaan Cip Semikonduktor akan Berlanjut hingga 2028

Menurut laporan terbaru, Samsung Electronics memperkirakan bahwa kelangkaan cip semikonduktor global akan semakin parah dan berlangsung hingga tahun 2028. Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan dari pusat data kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat.

Perjanjian Perusahaan dengan Operator Pusat Data Besar

Samsung telah menandatangani perjanjian pasokan jangka panjang dengan lima perusahaan pusat data terbesar di dunia dan juga sedang dalam pembicaraan dengan lima perusahaan besar lainnya. Meskipun demikian, perusahaan ini enggan untuk mengungkap identitas para mitranya tersebut.

Dalam panggilan laporan keuangan, Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Memori Samsung, Jaejune Kim, menyatakan bahwa hampir semua pelanggan meminta kontrak pasokan selama beberapa tahun. Samsung menyusun kontrak jangka panjang yang mencakup sekitar dua pertiga dari produksi memori mereka untuk mengurangi risiko investasi modal.

Investor Khawatirkan Belanja Infrastruktur AI

Di satu sisi, meskipun prospek permintaan kuat, investor tetap mengkhawatirkan besarnya belanja infrastruktur AI perusahaan teknologi dan persaingan yang semakin meningkat dari China. Hal ini tercermin dari pergerakan saham Samsung yang melemah meskipun sempat mengalami kenaikan sebelumnya.

Perusahaan mencatat margin laba operasional sebesar 70 persen pada kuartal II. Laba operasional unit semikonduktor Samsung bahkan melonjak hingga 89,2 triliun won, mengalami peningkatan signifikan dari periode sebelumnya.

Namun, di sisi lain, bisnis perangkat seluler Samsung terdampak dengan adanya kenaikan harga cip, yang menyebabkan divisi tersebut mencatat kerugian kuartalan pertamanya. Analis mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat Samsung semakin bergantung pada harga cip memori dan keberlanjutan permintaan dari perusahaan pusat data besar.

Secara keseluruhan, laba operasional Samsung mencapai 89,5 triliun won, dengan pendapatan naik 130 persen menjadi 171,5 triliun won. Laba kuartalan Samsung bahkan melebihi gabungan pendapatannya selama tiga tahun terakhir dan posisi kas bersih perusahaan mencapai 167 triliun won pada akhir Juni.

Source link