Banjir Bandang Melanda Hutanabolon, Tapanuli Tengah
Pada tanggal 19 Juli 2026, wilayah Hutanabolon, Tapanuli Tengah dilanda banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur sehari sebelumnya. Banjir bandang ini menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, terutama di tujuh kelurahan di empat kecamatan.
Aksi Evakuasi dan Dapur Umum
Dalam situasi darurat tersebut, BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. Lebih dari 100 jiwa warga Kelurahan Sipange sudah mengungsi di Gedung Gereja HKBP Sipange, sementara dapur umum didirikan untuk menyediakan makanan bagi warga terdampak.
Hingga saat ini, petugas BPBD masih aktif di lokasi banjir untuk melakukan pendataan kerugian akibat bencana tersebut. Situasi terus dipantau agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan baik.
Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Cuaca
BNPB memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca, terutama di masa musim kemarau seperti saat ini. BMKG memperkirakan bahwa masih ada potensi hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah Sumatra Utara dalam beberapa hari ke depan.
Penyebab hujan tersebut adalah aktivitas gelombang atmosfer yang aktif, belokan angin di Samudra Hindia barat Sumatra, dan suhu muka laut yang masih hangat. Hal ini menjadi faktor utama dalam pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.
Sumber: Okezone


