Mobil Listrik Semakin Populer di Indonesia
Jakarta, VIVA – Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin sengit dengan adanya penawaran layanan pendukung yang memudahkan masyarakat memiliki kendaraan ramah lingkungan. Hal ini menjadi sorotan utama dalam gelaran Mandiri Auto Deals 2026 yang berlangsung di Lotte Mall Kuningan, Jakarta Selatan pada 14-19 Juli 2026.
Kolaborasi Produsen dan Lembaga Keuangan
Para produsen otomotif kini berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk menawarkan paket kepemilikan kendaraan listrik yang lebih menarik bagi konsumen. Perubahan ini terjadi karena harga mobil listrik masih cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan mobil konvensional.
Sejumlah merek terkemuka seperti BYD, Jaecoo, Xpeng, dan Hyundai ikut serta dalam acara Mandiri Auto Deals 2026 dengan menawarkan penawaran pembiayaan yang menarik. Para pengunjung juga diberikan kesempatan untuk melakukan test drive secara langsung untuk merasakan kendaraan listrik tersebut.
Komitmen PT Mandiri Utama Finance (MUF)
Menurut Plt Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF), Dapot Parasian Sukoco Sinaga, dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik sangat diperlukan untuk memperluas pasar mobil ramah lingkungan. Akses pembiayaan yang mudah merupakan salah satu kunci utama untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Dalam gelaran Mandiri Auto Deals 2026, tersedia berbagai program insentif seperti bunga pembiayaan mulai 1,99 persen, cashback hingga Rp1 juta, serta kemudahan proses pengajuan secara digital. Langkah ini diambil untuk meningkatkan minat masyarakat dan membuat kendaraan listrik semakin terjangkau.
Persaingan Ketat, Inovasi Terus Dilakukan
Dengan persaingan yang semakin ketat, perusahaan pembiayaan seperti MUF tidak hanya menawarkan kredit kendaraan, tetapi juga berbagai insentif tambahan agar konsumen tertarik. Program-program tersebut diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia dan mendukung visi keberlanjutan dalam industri otomotif.


