Thursday, August 13, 2026
HomeOtomotifReview Mesin Toyota 2TR dan 2GD: Performa Terbaik di Ruang Praktik

Review Mesin Toyota 2TR dan 2GD: Performa Terbaik di Ruang Praktik

Toyota Manfaatkan Mesin Diesel dan Bensin Sebagai Media Praktik di SMK Lombok

Pada Rabu, 15 Juli 2026, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memberikan sebanyak satu unit mesin Toyota 2TR dan 2GD kepada dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kedua mesin tersebut, yang biasa digunakan pada model Toyota seperti Fortuner dan Hilux, diserahkan kepada SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, serta SMKN 2 Kuripan, Lombok Barat.

Langkah ini diambil untuk memberikan sarana praktik kepada siswa-siswa SMK agar dapat mempelajari teknologi mesin yang umumnya digunakan dalam industri otomotif. Mesin bensin 2TR diberikan kepada SMKN 1 Jonggat, sedangkan mesin diesel 2GD diserahkan kepada SMKN 2 Kuripan. Diharapkan, kedua SMK tersebut dapat memanfaatkan mesin-mesin tersebut sebagai media pembelajaran yang relevan dengan standar industri otomotif.

Program Peningkatan Sekolah Menengah Kejuruan

Berkaitan dengan pemberian mesin-mesin tersebut, TMMIN juga tengah menjalankan program Vocational School Development di berbagai SMK binaan. Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, penyediaan alat bantu pembelajaran, hingga penerapan budaya kerja industri di lingkungan sekolah.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam industri otomotif nasional. Dengan memberikan bantuan mesin dan menjalankan program pengembangan SMK, diharapkan para siswa dapat memperoleh berbagai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti disiplin, efisiensi, hingga kemampuan bekerja secara kolaboratif.

Kolaborasi Pendidikan-Industri untuk Menciptakan Lulusan Siap Kerja

Nandi menekankan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang siap kerja. Oleh sebab itu, TMMIN terus mendukung penguatan konsep link and match di sekolah vokasi. Konsep ini dianggap sebagai syarat penting untuk melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler