Prabowo Subianto: Pertumbuhan Ekonomi Dimulai dari Desa
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dimulai dari desa agar masyarakat, terutama petani, nelayan, dan buruh, dapat langsung merasakan hasil pembangunan.
Peningkatan Ekonomi Petani
Prabowo menyoroti perkembangan positif kemampuan ekonomi petani. Ia mengungkapkan bahwa petani kini semakin mampu menikmati liburan ke luar negeri, sebuah indikator yang menarik.
“Saya mendapat laporan bahwa saat ini banyak petani yang bisa menikmati liburan ke luar negeri. Tidak masalah, mereka boleh berlibur. Petani kapan lagi bisa liburan ke luar negeri saat ini?” ujar Prabowo dalam pidatonya saat Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Meningkatkan Kesejahteraan
Prabowo menekankan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan buruh melalui pembangunan ekonomi yang berbasis desa. Tujuannya adalah agar uang lebih banyak berputar di daerah sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh negeri.
“Kami akan memastikan petani, nelayan, dan buruh meraih kemakmuran. Ekonomi kita akan tumbuh dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Uang akan tetap berada di desa, kecamatan, dan kabupaten. Kami akan mengembalikannya. Jika sebelumnya kekayaan rakyat Indonesia tersedot, sekarang ekonomi akan merata ke masyarakat,” tambahnya.
Mendorong Koperasi dan Kemitraan
Presiden menjelaskan bahwa penguatan koperasi menjadi salah satu kunci untuk mendorong pemerataan ekonomi. Namun, Prabowo juga menekankan bahwa pemerintah tetap membutuhkan kerjasama dengan pelaku usaha lainnya seperti perusahaan besar, UMKM, swasta, BUMN, dan BUMD sebagai kekuatan ekonomi yang menyeluruh.
“Kita tidak menolak perusahaan besar. Kita butuh semua sektor dalam ekonomi. Inilah yang saya maksud dengan Indonesia Incorporated,” tutur Prabowo.


