Sunday, July 19, 2026
HomeOtomotifPenyebab Ban Motor Cepat Habis Meski Jarang Dipakai

Penyebab Ban Motor Cepat Habis Meski Jarang Dipakai

Ban Motor Cepat Habis Meski Jarang Dipakai, Ini Penyebabnya

Jakarta, VIVA – Bagi pemilik motor, mungkin membuat asumsi bahwa ban hanya akan cepat aus jika kendaraan sering digunakan. Namun, dalam kenyataannya, ban motor dapat mengalami kerusakan meskipun motor jarang digunakan dan lebih sering terparkir di garasi.

Ban Motor Rentan Penuaan

Hal ini terjadi karena ban motor terbuat dari karet yang akan terus mengalami proses penuaan. Paparan panas, sinar matahari, serta tekanan beban yang terpusat pada satu titik dapat memengaruhi elastisitas ban, meskipun jarak tempuh motor tidak bertambah.

Dilansir dari Slashgear, kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menyimpan motor di area terbuka. Sinar ultraviolet dari matahari dapat mempercepat proses pengerasan karet sehingga ban mudah retak dan kehilangan daya cengkeramnya.

Pengaruh Suhu Ekstrem

Selain itu, perubahan suhu yang ekstrem juga dapat mempercepat penurunan kualitas ban. Oleh karena itu, disarankan untuk menyimpan motor di tempat yang teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar kondisi karet ban tetap terjaga.

Perubahan posisi motor yang jarang dilakukan juga dapat menjadi masalah. Beban kendaraan yang terus bertumpu pada satu titik dapat membuat permukaan ban menjadi rata, dikenal dengan sebutan flat spot.

Jadi, memastikan motor disimpan dengan posisi yang berbeda secara berkala atau menggunakan paddock stand bisa membantu mencegah timbulnya flat spot dan kerusakan ban lainnya.

Demikianlah beberapa faktor yang membuat ban motor cepat habis meskipun jarang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi ban secara rutin meskipun motor jarang dipakai untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler