Sunday, July 19, 2026
HomeEkonomiIran Kesulitan Jual Minyak Meski Sanksi Dicabut

Iran Kesulitan Jual Minyak Meski Sanksi Dicabut

Iran Tetap Sulit Jual Minyak Meski Sanksi Dicabut

Analis pasar di Axi, Tiago Lacerda, menyampaikan bahwa lonjakan pasokan minyak global benar-benar terjadi. Menurutnya, persediaan minyak meningkat tajam setelah Iran mengirim lebih dari 40 juta barel minyak sejak Amerika Serikat mencabut blokade angkatan lautnya. Di samping itu, ekspor minyak Rusia juga mencapai rekor tertinggi dalam kurun waktu tertentu.

Fereidun Fesharaki memberikan pernyataan mengenai situasi ini, bahwa Iran telah mengonfirmasi batas waktu 60 hari terkait jalur pelayaran bebas di Selat Hormuz. Setelah periode tersebut berakhir, Iran akan menerapkan tarif dengan prinsip bertingkat. Hal ini menunjukkan bahwa Iran masih menghadapi tantangan besar dalam mengelola stok minyaknya walaupun sanksi terhadap negara tersebut dilonggarkan.

Risiko Gangguan Distribusi Minyak

Meskipun pasokan minyak saat ini melimpah, risiko gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz tetap menjadi perhatian. Hal ini dapat berpotensi memengaruhi rantai pasok energi global, terutama karena Iran menegaskan kembali batas waktu jalur pelayaran ‘bebas’ di wilayah tersebut.

Para analis mengungkapkan bahwa selain menghadapi tantangan pasar, Iran juga dihadapkan pada berbagai faktor seperti melemahnya permintaan minyak dari China, persaingan pasokan minyak global yang melimpah, dan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Semua faktor ini menggambarkan bahwa Iran tetap menghadapi situasi sulit meski sanksi terhadap negara tersebut telah dicabut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler