Tuesday, July 14, 2026
HomeLifestyleKritik Lirik Lagu Bupati Purwakarta: Menghormati Perempuan

Kritik Lirik Lagu Bupati Purwakarta: Menghormati Perempuan

Bupati Purwakarta Om Zein Diprotes karena Lagu Berbahasa Sunda Kontroversial

Purwakarta, VIVA – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menjadi sorotan publik setelah lagu berbahasa Sunda berjudul “Lalaki Langit Lalanang Bejat” yang diperkenalkannya menuai kontroversi. Lagu tersebut, yang semula dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur, malah memicu kritik keras, termasuk dari Atalia Praratya yang menilai liriknya merendahkan perempuan dan tidak sesuai dengan nilai budaya Sunda.

Atalia Praratya Kritik Lirik Lagu

Atalia Praratya mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap lirik lagu tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan bahwa meskipun berusaha melihat dari berbagai sudut pandang, ia tidak bisa menemukan makna positif dalam lirik lagu tersebut.

“Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan,” tulis Atalia Praratya di Instagram.

Narasi yang Merendahkan Perempuan

Atalia Praratya mempertanyakan pilihan kata dalam lagu tersebut yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai budaya Sunda yang selama ini dianut. Menurutnya, Bahasa Sunda memiliki kosakata yang indah dan penuh pesan moral, namun narasi lagu tersebut justru terkesan merendahkan perempuan.

Atalia Praratya menegaskan bahwa Budaya Sunda seharusnya mengedepankan kasih sayang, saling mendidik, dan saling menghargai, bukan membuat candaan dari beban biologis perempuan. Ia melihat bahwa lirik lagu tersebut tidak mencerminkan semangat budaya yang seharusnya dijunjung tinggi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler