Bos Strategy, Michael Saylor, Berikan Sinyal Beli Bitcoin
Michael Saylor, salah satu pendiri dan Executive Chairman Strategy, kembali melakukan unggahan sinyal pembelian bitcoin perusahaan di platformnya. Hal ini menjadi sorotan menyusul prediksi akan terjadi pengungkapan pembelian baru pada pekan depan.
Unggahan Grafik Pelacak Bitcoin
Pada Minggu pagi, 28 Juni 2026, Michael Saylor membagikan grafik pelacak bitcoin perusahaan ke platform X. Grafik tersebut menampilkan kepemilikan Strategy dengan nilai pasar sekitar US$ 50,8 miliar atau Rp 906,11 triliun. Hal ini menandakan adanya penurunan dari harga pokok sebelumnya yang mendekati US$ 64,1 miliar atau Rp 1.143 triliun.
Strategy saat ini memegang 847.363 bitcoin dengan rata-rata biaya US$ 75.646 atau Rp 1,34 miliar. Meskipun begitu, posisi tersebut mengalami kerugian sekitar US$ 13 miliar atau Rp 231,88 triliun seiring penurunan harga bitcoin mendekati US$ 60.000 atau Rp 1,07 miliar.
Akuisisi dan Dampaknya
Pada 22 Juni, Strategy mengumumkan pembelian 520 bitcoin sekitar US$ 35 juta atau Rp 624,29 juta. Tindakan ini memberikan tambahan sebesar US$ 300 juta atau Rp 5,35 triliun ke cadangan dolar perusahaan, sehingga total mencapai US$ 1,4 miliar atau Rp 24,97 triliun.
Namun, kenaikan ini tidak mampu melawan tekanan terhadap model pendanaan perusahaan. Saham biasa Strategy, MSTR, merosot ke level terendah sejak Februari 2024, sekitar US$ 82. Sementara saham preferen STRC turun ke level terendah sepanjang masa sekitar US$ 71 dan memberikan dividen tahunan sebesar 11,5%.
Bagi pembaca yang ingin terjun dalam dunia investasi, penting untuk mempelajari dan menganalisis dengan cermat sebelum membeli dan menjual kripto. Keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan setiap keuntungan atau kerugian yang muncul menjadi risiko yang harus dipertimbangkan dengan matang.


