Regulator Spanyol Tetap Keras, Perusahaan Kripto Wajib Daftar Sesuai Aturan Uni Eropa
Pada Jumat, 26 Juni 2026, regulator sekuritas Spanyol menegaskan bahwa tidak akan ada perpanjangan tenggat waktu bagi perusahaan kripto untuk mendaftar di bawah peraturan baru. Hal ini menjadi sorotan, terutama bagi Binance yang sedang berjuang untuk mematuhi aturan tersebut.
Peraturan Baru Uni Eropa
Dilansir dari Yahoo Finance pada Sabtu, 27 Juni 2026, Uni Eropa menerapkan kerangka kerja kripto MiCA yang memberikan waktu hingga 1 Juli bagi perusahaan kripto untuk mendaftar di negara anggota dan tetap beroperasi. Jika gagal mendaftar, perusahaan kripto akan dipaksa untuk menghentikan bisnisnya. Hal ini akan berdampak pada pelanggan Eropa yang tidak bisa melakukan transaksi dengan penyedia layanan kripto yang tidak berlisensi setelah tenggat waktu tersebut.
Perjuangan Binance
Binance, yang merupakan bursa kripto terbesar di dunia, tengah berupaya untuk mendaftar di bawah MiCA di Yunani. Namun, setelah kemungkinan persetujuan yang rendah, Binance memutuskan untuk menarik permohonannya dari Yunani. Saat ini, Binance sedang berusaha untuk mendaftar di negara anggota Uni Eropa lainnya. Namun, ketika tenggat waktu perpanjangan berakhir pada Rabu mendatang, Binance kemungkinan besar akan terpaksa menghentikan operasinya di Eropa setidaknya untuk sementara.
Ketua Komisi Pasar Sekuritas Nasional Spanyol, Carlos San Basilio, menegaskan bahwa tidak akan ada pengecualian atau perpanjangan waktu yang diberikan untuk perusahaan kripto. San Basilio menyatakan keprihatinannya terhadap platform kripto besar seperti Binance yang tidak patuh terhadap MiCA.
“Yang kami khawatirkan adalah bagaimana adaptasi terhadap lingkungan baru ini akan berlangsung,” ujar San Basilio. Kepatuhan terhadap aturan MiCA menjadi kunci bagi kelangsungan bisnis perusahaan kripto di Uni Eropa.


