Kerusakan Dermaga Bulusan Picu Kemacetan Parah di Ketapang-Gilimanuk
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut kerusakan Dermaga Bulusan sebagai pemicu kemacetan parah di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk belakangan ini. Dudy menjelaskan bahwa kerusakan tersebut memaksa operasional penyeberangan dialihkan ke dermaga milik PT ASDP Indonesia Ferry.
Meskipun demikian, perpindahan operasional tersebut tidak berjalan mulus. Dermaga ASDP memiliki kapasitas yang lebih terbatas dibanding Dermaga Bulusan, terutama untuk kendaraan logistik bertonase besar. Sebelumnya, truk-truk ODOL yang biasa menggunakan Dermaga Bulusan kini kesulitan dilayani karena kapasitas dermaga ASDP hanya mampu menampung kendaraan dengan bobot sekitar 30 ton.
Kendala Lain yang Muncul
Selain keterbatasan kapasitas dermaga, layanan penyeberangan juga terhambat oleh kerusakan salah satu kapal berkapasitas besar milik operator penyeberangan. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya daya angkut kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Hal ini semakin memperparah situasi kemacetan yang terjadi.
Saat ini, Dermaga Bulusan yang dikelola oleh Pemerintah Daerah masih dalam proses perbaikan sehingga belum dapat digunakan. Seiring dengan itu, penyeberangan terpaksa dialihkan sepenuhnya ke dermaga milik ASDP hingga Dermaga Bulusan dapat beroperasi kembali dengan baik.


