Tuesday, August 11, 2026
HomeOtomotifHino vs Mercedes-Benz: Duel Raja Bus di Indonesia

Hino vs Mercedes-Benz: Duel Raja Bus di Indonesia

Pasar Sasis Bus Indonesia: Dominasi Hino vs Mercedes-Benz

Pasar kendaraan niaga di Indonesia tidak hanya didukung oleh truk, tetapi juga penjualan sasis bus untuk berbagai kebutuhan transportasi, seperti angkutan antarkota, pariwisata, dan AKAP. Dari data penjualan wholesales Januari hingga Mei 2026, terlihat persaingan sasis bus medium dan besar masih dikuasai oleh merek asal Jepang.

Hino Unggul dengan Model Andalannya

Berdasarkan data dari GAIKINDO, total penjualan sasis bus medium dan besar dalam lima bulan pertama tahun ini mencapai 642 unit. Hino menjadi merek dengan penjualan tertinggi, terutama berkat performa sejumlah model andalannya. Salah satu model yang paling laris adalah Hino RM280 STD, dengan penjualan mencapai 204 unit selama periode tersebut.

Mercedes-Benz Menyusul di Posisi Kedua

Di posisi kedua, Mercedes-Benz juga mencatat penjualan yang signifikan dengan model OH 1626 L yang terjual sebanyak 117 unit. Meskipun tidak mengalah, Mercedes-Benz masih menunjukkan eksistensinya di pasar dengan beberapa model lainnya, seperti OF 1623 L, OF 917, dan OH 1626 S.

Di segmen bus premium, Mercedes-Benz bersaing dengan Scania, namun volumenya masih tergolong kecil. Mercedes-Benz O500 RSD 2445 Maxi hanya terjual sembilan unit, sementara Scania K410CB-6×2 dan Scania K450CB-6×2 masing-masing hanya mencatat lima dan empat unit terjual.

Balanced Choice untuk Operator Bus

Data penjualan tersebut menggambarkan bahwa operator bus di Indonesia lebih cenderung memilih sasis bus medium yang memberikan keseimbangan antara harga, kapasitas angkut, dan biaya operasional. Sementara itu, segmen bus premium masih diisi oleh armada dengan kebutuhan spesifik dan investasi yang lebih tinggi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler