Tuesday, August 11, 2026
HomeShowbizVicky Prasetyo Diduga Tipu Pengusaha Sound System hingga Rp213 Juta

Vicky Prasetyo Diduga Tipu Pengusaha Sound System hingga Rp213 Juta







Vicky Prasetyo Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Senilai Rp213 Juta

Vicky Prasetyo Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Senilai Rp213 Juta

Vicky Prasetyo Kembali Dituduh Penipuan Sound System

Pada tanggal 11 Juni 2026, Vicky Prasetyo dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan penipuan dan penggelapan terkait pengadaan perangkat audio senilai Rp213 juta. Kasus ini bermula setelah pengusaha asal Surabaya, Fajar Ramadhon, merasa dirugikan dalam pengadaan peralatan audio untuk usaha milik Vicky. Selain Vicky, seorang perempuan bernama Fiona Khairunisa alias Viona Fachrunisa juga terlibat dalam kasus yang sama.

Hubungan Akrab Berujung Pada Dugaan Penipuan

Fajar mengaku awalnya memiliki hubungan yang cukup akrab dengan Vicky Prasetyo. Pertemuan pertama antara keduanya terjadi di restoran milik Fajar di Surabaya. Komunikasi mereka semakin intens hingga akhirnya Vicky meminta bantuan Fajar untuk pengadaan perangkat audio untuk sebuah kedai kopi di Semarang bernama Kopi Revolusi.

Setelah menyusun penawaran dan memilih peralatan yang sesuai, proses pengiriman dan pemasangan sound system dilakukan di lokasi usaha. Meskipun telah ada kesepakatan pembayaran, Fajar mengaku tidak menerima uang muka seperti yang dijanjikan. Setiap kali menanyakan pembayaran, Fajar hanya diminta untuk bersabar tanpa kejelasan.

Persoalan Pembayaran yang Tak Kunjung Cair

Pada akhirnya, setelah seluruh peralatan dipasang, uang muka yang dijanjikan tidak kunjung diterima oleh Fajar. Meskipun telah memberikan waktu, Fajar tetap tidak menerima pembayaran yang telah disepakati. Hal ini membuatnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur.

Melalui kasus ini, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi dan jangan mudah percaya pada janji yang tidak pasti, terutama dalam pengadaan perangkat senilai jutaan rupiah seperti yang dialami oleh Fajar Ramadhon.


Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler