Bos Toyota Takut Semua Mobil Jadi Listrik
Banyak orang menganggap mobil listrik lebih praktis dibanding mobil berbahan bakar bensin karena tidak memerlukan ganti oli mesin dan memiliki komponen bergerak lebih sedikit. Namun di balik kesederhanaannya, mobil listrik ternyata memiliki satu komponen yang membutuhkan perhatian khusus: baterai.
Baterai Mobil Listrik: Komponen yang Memerlukan Perhatian Khusus
Berbeda dengan tangki bensin yang bisa diisi penuh atau dikosongkan tanpa banyak masalah, baterai mobil listrik memiliki karakteristik tersendiri. Sejumlah kebiasaan yang dianggap normal justru dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai. Baterai mobil listrik memiliki sifat manja dan tidak menyukai kondisi yang terlalu ekstrem.
Spesifikasi Sedan Listrik Kencang BYD Mulai Terungkap
Salah satu contohnya adalah membiarkan baterai berada di kondisi penuh 100 persen terlalu lama. Banyak pemilik mobil listrik menganggap baterai penuh berarti lebih baik, namun untuk beberapa jenis baterai lithium-ion, kondisi tersebut justru dapat mempercepat degradasi apabila dilakukan terus-menerus. Karena itulah, sejumlah pabrikan menyarankan pengisian harian cukup dilakukan hingga 80 atau 90 persen, sementara pengisian 100 persen digunakan ketika hendak melakukan perjalanan jauh.
Baterai mobil listrik juga tidak menyukai kondisi terlalu kosong. Membiarkan kapasitas baterai turun hingga di bawah 10 persen secara berulang dapat memberikan tekanan tambahan pada sel baterai. Idealnya, kapasitas baterai dijaga pada rentang menengah agar umur pakainya lebih panjang.
Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah terlalu sering menggunakan pengisian cepat atau fast charging. Hal ini memang bermanfaat untuk perjalanan jauh, namun penggunaan yang terlalu sering dapat meningkatkan suhu baterai, yang pada akhirnya mempercepat proses degradasi kimia di dalam baterai.
Mobil listrik modern sudah dilengkapi sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) yang berfungsi mengatur suhu dan kinerja baterai. Meski begitu, pengguna tetap perlu melakukan perawatan yang tepat agar baterai mobil listrik tetap awet dan berfungsi dengan baik.
Merawat baterai mobil listrik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan merawat perangkat elektronik sehari-hari. Hindari panas berlebih, jangan terlalu sering mengosongkan baterai, dan gunakan pengisian cepat secara bijak agar baterai mobil listrik Anda tetap dalam kondisi optimal.


